Alami Kerusakan Serius

Bantu Korban Banjir, PDAM Tirta Saiyo Pasaman Salurkan Air Bersih di Simpang Tonang

PDAM Tirta Saiyo menyalurkan bantuan air bersih untuk korban banjir di Kampung Parit, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Sabtu (19/9/2026).

PASAMAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Perusahaan Daerah Perumda  Air Minum Tirta Saiyo ( PDAM ) Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan air bersih untuk para korban musibah banjir.

Bantuan air bersih diserahkan untuk para korban banjir di Kampung Parit, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto  Pasaman, Sabtu (29/9/2026).

Pendistribusian bantuan air bersih sebanyak satu tanki tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Saiyo Pasaman, Deddy Eka Putra SE.

Begitu mobil tanki pengangkut air bersih sampai di lokasi, terlihat puluhan masyarakat mengerubungi sambil membawa wadah berupa jerigen, ember dan lainnya

"Bana-bana taraso sangek mambantu," ungkap seorang ibu-ibu berusia sekitar 50 tahun sambil membawa air dalam dua ember yang ditenteng di tangan kanan dan kirinya.

Warga lainnya juga mengaku bersyukur karena ada saja pihak yang membantu dalam kondisi sulit. "Tarimokasih untuk Bapak-bapak di PDAM Tirta Saiyo," ujar warga lainnya.

Dirut PDAM Tirta Saiyo Deddy Eka Putra mengatakan, pendistribusian bantuan air bersih untuk warga Nagari Simpang Tonang itu tergolong mendesak dilakukan.

Menyusul musibah banjir yang melanda kawasan itu, menurut Deddy, jaringan Pamsimas yang selama ini menjadi sumber air bersih mengalami kerusakan yang cukup serius.

"Saking parahnya sampai tidak bisa lagi mendistribusikan air bersih ke rumah-rumah pelanggannya," ujar Deddy. "Makanya kita berinisiatif mengantarkan langsung bantuan air bersih," tambahnya.

Usai memimpin langsung pendistribusian air bersih, Deddy ikut mendampingi Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe melakukan peninjauan.

Sejumlah titik yang tergolong parah menjadi sasaran tinjauan rombongan Wabup Parulian. Wabup Parulian juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah korban banjir.

Wabup Parulian dalam kesempatan itu juga memberi arahan kepada para petugas, terutama untuk memberi bantuan kepada para korban, terutama bantuan bahan kebutuhan pokok.

Sebagaimana diketahui, musibah banjir yang menerjang Nagari Simpang Tonang, Jumat (18/9/2026) malam, menyebabkan 17 rumah terendam dan satu warga dilaporkan hilang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto mengatakan bahwa banjir juga menyebabkan satu rumah rusak dan tidak dapat ditempati. Selain itu, sejumlah fasilitas umum, lahan pertanian, kolam ikan hingga jaringan air bersih warga ikut terdampak.

“Terendam banjir sebanyak 17 unit, yakni tujuh rumah di Kampung Parit dan 10 rumah di Tolang Dolok. Sementara satu rumah di Kampung Parit rusak dan tidak dapat ditempati,” terang Mardianto, Sabtu (19/9/2026).

Dampak lainnya terjadi pada jaringan air bersih warga Kampung Parit. Hulu sumber air bersih mengalami kerusakan berat, sementara bendungan Aek Koronok Gunung Ledang di Kampung Parit runtuh akibat diterjang banjir.

“Akibatnya, pasokan air bersih untuk warga Kampung Parit terputus,” pungkasnya. (Spa)

 

 

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar